Selasa, April 19, 2022

MENGENAL ANEKA BAHAN KUE - MENGENAL FUNGSI RAGI DALAM BAHAN ROTI DAN KUE - PERBEDAAN ANEKA JENIS RAGI ROTI

Dipasaran banyak jenis ragi untuk bahan kue dan roti, yuk simak masing-masing jenis dan fungsinya. Teks/foto: Budi Sutomo.

Tutorial memasak dari budiboga bisa di tonton di channel youtube BUDIBOGA OFFICIAL yuk subcribe!

Ragi Instan/Yeast/Biang Donat

Ragi instan/yeast/biang donat adalah beragam nama dengan isi yang sama. Di dalam ragi (yeast) berisi mikroorganisme bersel satu yang hidup dari keluarga fungus atau khamir, spesies Saccharomyces cerevisiae. Di dalam adonan roti, ragi berfungsi memfermentasi adonan sehingga adonan dapat mengembang dan terbentuk serat atau pori-pori roti. Di dalam proses fermentasi, ragi mengubah gula dan karbohidrat di dalam adonan sehingga menghasilkan gas karbondioksida (CO2) dan alkohol. Terbentuknya zat inilah yang menjadikan adonan mengembang dan beraroma harum khas roti ketika dipanggang.

Di pasaran banyak dijual aneka jenis ragi. Seperti ragi basah (compressed yeast) atau ragi kering instan (instant dry yeast). Ragi basah kurang populer karena tidak praktis dalam penggunaannya, seperti harus menggunakan adonan biang, disimpan dalam suhu dingin, dan tidak tahan lama. Ragi instan lebih banyak digunakan karena praktis dan dapat dicampur langsung ke dalam adonan. Penambahan ragi biasanya menggunakan perbandingan 20-25 g ragi per 1 kilogram tepung terigu. Ragi harus disimpan di dalam tempat yang dingin (kulkas), dan segera digunakan setelah kemasan dibuka karena ragi hanya tahan beberapa minggu di dalam suhu ruang (setelah dibuka) dan beberapa bulan di dalam suhu dingin. Setelah itu ragi tidak dapat bekerja dengan baik dan akan menghasilkan kualitas adonan roti yang rendah. Di pasaran dijual dengan merek dagang Fermipan, Saf-Instant, dan Mauripan.