Bahan:
100 ml susu tawar cair
250 g daging sapi cincang
200 g tomato
concasse (lihat resep saus tomat)
1 sdm mentega
5 sdm saus tomat
2 sdm tomato
paste
2 sdm red wine
1 sdt gula pasir
50 g bawang bombay, cincang
2 siung bawang putih, cincang
1 sdt daun thyme
1 lembar daun bay
leaf
1 sdt oregano
50 g keju parmesan/cheddar
parut
½ sdt lada halus
1 sdt garam halus
Cara Membuat:
1. Panaskan mentega, tumis bawang bombay dan bawang
putih hingga harum. Masukkan daging cincang, masak hingga daging berubah warna.
Masukkan tomato concasse, pasta
tomat, susu tawar cair, dan semua bumbu-bumbu. Masak sambil diaduk-aduk hingga
mendidih.
2.Tambahkan red
wine, masak kembali hingga tekstur saus kental dan matang. Angkat. Saus
siap disajikan sebagai pelengkap hidangan pasta. Taburi atasnya dengan keju parmesan atau cheddar parut.
Untuk 5 Porsi
Tip: Oregano (Origanum spp) Kuliner
Eropa sangat akrab dengan bumbu yang satu ini. Topping pizza akan kehilangan ciri khasnya jika Anda tidak
menambahkan oregano. Olahan saus, pasta, steak, soup, dan salad
juga terasa lebih harum dan lezat. Dipasaran dijual dalam kondisi segar dan
kering. Saus
bolognese biasanya disajikan sebaga pelengkap makan pasta seperti spaghetti.
Jika tidak suka, penggunaan red wine
bisa dihilangkan. (insert foto daun oregano)
Garlic
Vinaigrete
Bahan:
100
ml minyak zaitun
6
siung bawang putih, cincang
2
sdm daun bawang, iris halus
4
sdm air jeruk lemon
1
sdm cuka apel (apple cider vinegar)
1
sdt garam halus
½
sdt lada halus
Cara
Membuat:
1. Panaskan minyak zaitun. Tumis bawang putih hingga harum. Angkat, dinginkan. Tuang minyak tumisan bawang ke dalam botol tambahkan air jeruk lemon, cuka apel, daun bawang, lada, dan garam.
2. Kocok hingga tercampur rata. tuang saus ke dalam tempat saji. Hidangkan.
Untuk
6 Porsi
Tip:
Garlic vinaigrete cocok disajikan sebagai pelengkap salad. Cuka apel adalah
cuka dari fermentasi buah apel (insert foto cuka apel)
