Senin, April 25, 2022

RESEP DAN TIP ANTI GAGAL KUE WINGKO BABAT - RESEP WINGKO BABAT YANG WANGI HARUM DAN KENYAK - ANEKA RESEP KUE TARDISIONAL DAN JAJAN PASAR

RAHASIA MEMBUAT WINGKO BABAT

Jajanan khas kota Semarang ini memiliki rasa yang manis, legit dan beraroma harum. Kue ini tahan lama dan sering kali dijadikan sebagai buah tangan bagi siapa saja yang berkunjung ke kota semarang. Resep/foto/dapur uji: Budi Sutomo.

Tutorial memasak dari budiboga bisa di tonton di channel youtube BUDIBOGA OFFICIAL yuk subcribe!



1. Wingko babat lengket. Penyebab: Adonan masih kurang matang, atau loyang tidak diolesi dengan kertas minyak. Alasi loyang dengan kertas minyak agar kue mudah dikeluarkan.

2. Wingko babat keras. Penyebab: Tepung ketan yang digunakan tercampur dengan tepung beras, terlalu banyak tepung, atau kurang cairan.

3. Warna permukaan wingko babat pucat. Penyebab: Bagian atas kue tidak diolesi dengan kuning telur atau kue masih kurang matang.

4. Rasa kue kurang gurih. Penyebab: Lupa menambahkan garam atau kelapa kurang banyak.

5. Kue mentah di bagian tengah. Penyebab: Panas oven terlalu besar atau perapian tidak merata.

Wingko Babat

Bahan:

500 g tepung ketan
50 g tepung kanji
350 g gula pasir
250 ml santan kental dari 1 butir kelapa
350 g kelapa setengah tua, kupas, parut memanjang
1 sdm margarin
1 lembar daun pandan, simpulkan
½ sdt garam halus
½ sdt pasta
/bubuk vanili
Daun pisang/kertas minyak untuk alas

Olesan, aduk rata:

2 butir kuning telur
½ sdm marga
rin

Cara Membuat:

1. Didihkan santan, gula pasir, garam, dan daun pandan. Rebus hingga mendidih dan tekstur agak mengental.
2. Di tempat terpisah, campur tepung ketan, tepung kanji, kelapa parut, margarin
, dan vanili, aduk rata. Tambahkan rebusan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk-aduk hingga kalis dan berminyak.
3. Siapkan loyang yang sudah dialasi dengan daun pisang atau kertas minyak. Tuang adonan wingko, ratakan.
4. Panggan
g di dalam oven bertemperatur 160 derajat celsius selama 20 menit, keluarkan kue dari oven, olesi permukaannya dengan bahan olesan. Panggang kembali kue selama 25 menit atau hingga kue matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan dinginkan.
5. Potong-potong kue, bungkus dengan plastik mika atau kertas minyak. Masukkan dalam kemasan bok karton. Wingko siap di
sajikan.

Untuk ± 20 potong

Tip:

Untuk variasi rasa, dan agar wingko berwarna cokelat, tambahkan 2 sdt pasta cokelat dan 2 sdm bubuk cokelat ke dalam adonan wingko.

Memotong wingko sebaiknya saat adonan sudah dingin agar bentuk potongan bagus.