Friday, June 09, 2006

INFORMASI LENGKAP VIRGIN COCONUT OIL ( VCO ), MANFAAT DARI PENGAKUAN SEORANG DOKTER YANG MENDERITA DIABETES MELLITUS / KENCING MANIS













BUKU TERBARU DARI BUDI SUTOMO


Judul: Menu Sehat VCO
Pengarang: Budi Sutomo & Yuni Harlinawati
Penerbit: Puspa Swara
Terbit Tahun: 2006
Harga: Rp.34.000
Isi: Mengulas beragam manfaat VCO, cara membuatnya, serta 100 resep masakan menggunakan VCO sebagai pengganti minyak. dengan emmiliki ini, anda akan tau cara mengkonsumsi vco dengan cara yang lebih "manis"


VCO, MINYAK KELAPA MURNI UNTUK BERAGAM PENYAKIT

Penulis: Budi Sutomo


Setelah masyarakat merasakan manfaat mengkudu dan dikejutkan oleh fenomena buah merah yang masih dalam penelitian, sekarang minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO) mulai mengemuka. Senyawa ini dipercaya mampu mengobati aneka penyakit. Apa benar demikian?

Minyak kelapa sebenarnya bukan produk baru bagi masyarakat kita. Sejak dahulu masyarakat sudah terbiasa mengonsumsi minyak ini, baik untuk memasak maupun sebagai ramuan obat tradisional. Hasil riset para ahli baru-baru ini membuktikan bahwa minyak kelapa murni baik untuk kesehatan.

Pamor minyak kelapa sempat meredup setelah media barat memberitakan beragam kekurangan minyak kelapa salah satunya karena kandungan asam lemak jenuh yang cukup tinggi. Alhasil mereka menganjurkan untuk mengkonsumsi minyak kelapa sawit minyak sayur, atau minyak jagung.

Kenyataan membuktikan, Amerika Serikat dimana penduduknya banyak mengonsumsi minyak sayur, angka kejadian penyakit jantung cukup tinggi. Artinya, pendapat bahwa minyak sayur lebih aman dibanding minyak kelapa mulai dipertanyakan.

Sementara itu riset yang dilakukan oleh dr Weston A Price seorang ahli gizi dari Amerika Serikat menunjukkan konsumsi minyak kelapa tidak serta merta mengakibatkan penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan di pulau Pukapuka, Selandia Baru menemukan bahwa kasus penyakit jantung disana sangat rendah, padahal sebagian besar penduduknya mengonsumsi minyak kelapa dalam jumlah yang sangat besar, sekitar 60% dari total kalori yang dikonsumsi

Berbagai manfaat VCO
Sebenarnya, penelitian klinis yang mendalam tentang manfaat VCO belum terlalu banyak, sehingga secara medis manfaat VCO belum bisa dipertanggungjawabkan. Meskipun demikian ada ahli yang merasakan manfaat VCO ini untuk mengobati penyakit. Salah satunya adalah dr Zainal Gani, dokter yang juga menjadi pengarang buku Bebas Segala Penyakit Dengan VCO.

Menurut dokter Zainal, VCO memiliki kandungan asam laurat yang tinggi. Asam laurat merupakan asam lemak jenuh berantai sedang atau disebut juga dengan medium chain fatty acid (MCFA). Asam lemak ini sangat mudah diserap oleh tubuh, tidak ditimbun dulu sebagai lemak seperti asam lemak berantai panjang.

Beberapa penelitian ilmiah menemukan beragam manfaat VCO bagi kesehatan dan pengobatan penyakit. VCO diyakini mampu mengatasi beragam ganguan kesehatan, seperti penyakit saluran pencernaan dan penyakit degeneratif. Menurut standar internasional, VCO baru akan berkhasiat jika di dalam minyak kelapa murni ini terkandung asam laurat minimal sebanyak 25%.

Berdasarkan pengalaman pribadi, dokter Zainal mengutarakan bahwa VCO mampu menurunkan kadar gula darah. Sebagai pengidap diabetes mellitus, dokter Zainal melakukan percobaan terhadap dirinya sendiri. Hasilnya, kandungan gula darahnya turun dari 265 menjadi 165 ml/dl dalam kurun waktu semalam. Hal itu dia alami setelah dia mengonsumsi VCO 30 cc sebanyak 3 kali sehari.

Selain itu menurut dokter Zainal, VCO juga bermanfaat mengurangi risiko kanker. Asam lemak jenuh rantai sedang dalam VCO dipercaya dapat bersifat sebagai anti karsinogenik yang mampu mencegah dan memerangi agen-agen karsinogenik pemicu timbulnya sel kanker.

Jika Anda punya masalah dengan gigi, Dr. Zainal juga menyarankan untuk mengonsumsi VCO. Menurutnya, MCFA VCO di dalam tubuh dapat mempermudah penyerapan mineral seperti Mg dan Ca, yang termasuk mineral penting dalam pembentukan dan perawatan gigi. Asam lemak VCO di dalam tubuh juga akan diubah menjadi zat yang bersifat sebagai antimikroba. Antimikroa inilah yang akan memerangi bakteri penyebab masalah gusi dan gigi berlubang.

Hasil penelitian dr Condrado Dayrit asal Filipina menunjukkan bahwa asam laurat dan asam kaprat yang terkandung di dalam VCO mampu membunuh virus. Di dalam tubuh, asam laurat diubah menjadi monolaurin sedangkan asam kaprat berubah menjadi monokaprin. Senyawa ini termasuk senyawa monogliserida yang bersifat sebagai antivirus, antibakteri, antibiotik dan antiprotozoa. Monokaprin ini yang digunakan pada suplemen bermerek Capricidin untuk memerangi virus HIV.

Berbagai informasi tentang manfaat VCO tersebut memberikan harapan baru akan munculnya sebuah zat yang bisa bermanfaat untuk kesehatan manusia. Meskipun demikian sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti mekanisme yang mendasari berbagai manfaat VCO. Artinya, masih perlu dilakukan penelitian mendalam tentang manfaat VCO sebelum dipastikan bahwa senyawa ini memang bermanfaat bagi kesehatan.

Bagaimana membuat VCO?

VCO adalah minyak nabati yang dibuat dari buah kelapa (Cocos nucifera L). Proses pembuatannya dimulai dari pemilihan buah kelapa. Kelapa tua segar adalah bahan baku terbaik. Setelah kulit arinya yang berwarna kecoklatan dikupas, buah kelapa diparut dan diperas menggunakan mesin pemeras santan (coco milk expeller) atau dengan tangan secara manual. Perasan santan kental kemudian dimasak dengan suhu di bawah 60oC. Sampai terbentuk lapisan belondo (endapan protein kelapa) pada bagian paling bawah, air dan lapisan minyak murni berwarna bening pada lapisan paling atas. Hasil minyak tidak mempunyai rasa dan beraroma khas kelapa. Minyak inilah yang dikenal dengan sebutan minyak perawan atau VCO.

Proses pembuatan VCO juga bisa dilakukan dengan proses dingin tanpa pemanasan. Langkah pertama memeras santan menggunakan air kelapa, proses berikutnya menambahkan enzim dari nanas (ananase), getah pepaya (papain) atau Kepiting sungai/yuyu yang dihaluskan. Selain dengan menambahkan enzim, fermentasi juga bisa dilakukan dengan menambahkan starter khamir Saccharomyces cereviseae atau ragi roti. Fermentasikan dalam suhu 30oC – 35oC selama 12 jam. Diamkan selama satu malam, keesokan paginya tinggal memisahkan blondo dengan minyak kelapa murni.


Baru Sebatas Bahan Pangan Fungsional

Kepada penulis, Prof DR Ir Made Astawan, MS, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menjelaskan, konsumsi VCO di kalangan mayarakat dan peredaran VCO yang semakin mudah diperoleh perlu diwaspadai. Sejauh ini penelitian manfaat VCO terhadap pengobatan penyakit baru penelitian awal dan belum diuji klinis. Manfaatnya baru sebatas meningkatkan stamina tubuh, mirip suplemen pangan fungsional dan belum dikategorikan sebagai obat. Klaim produsen yang menyatakan VCO bisa menyembuhkan beragam penyakit sebenarnya cenderung menyesatkan. Apalagi untuk penderita penyakit tertentu seperti diabetes. Para penderita diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi VCO.


Kandungan Nutrisi dan Asam Lemak VCO/100 g
Energi: 3.760 kal
Protein: 0
Karbohidrat: 0
Gula: 0
Lemak: 100 g
Lemak jenuh: 92,1 g

Medium chain fatty acids (MCFA)

Asam kaprilat: 8 g
Asam kaprat : 10 g
Asam laurat : 48 g
Asam Miristat: 17 g
Long chain fatty acids (LCFA)
Asam palmitat: 9 g
Asam stearat : 2 g
Polyunsaturated : 2,1 g
Sumber: Muray Price, Ph.D. 2003. Terapi Minyak Kelapa.

29 Comments:

At 1:52 AM, Anonymous anna said...

VCO kalo lihat cara bikinnya kok sepertii yg aku suka bikin. Ternyata bagus ya? waktu hamil tua nenekku suka bikin tu minyak dan dipaksa minum supaya melahirkannya gampang dan memang gampang sih.
Temanku ada yg jual VCO cair & table dan selama ini tuh nggak ngerti VCO itu apa sih? ternyata minyak kelapa tradisional yg suka dibikin nenek di jawa tho...
Waduh thank you banget ya, jadi tau dan makin semangat bikin lagi ah.

 
At 7:23 AM, Anonymous yayang said...

bukunya bagus banget,
menu masakannya enak & bermanfaat,
cara masaknya juga gak sulit,
kayanya buku ini wajib jadi koleksi setiap orang deh,

 
At 2:01 AM, Blogger Rian Ahmad said...

Hallo Mas Budi,

Salam Kenal juga dari saya, Rian Ahmad dari Blog "Aku, Diriku Dan PikiranKu".

Terima kasih karena telah meninggalkan komentar di blog saya...

Eh mas Budi, Panjenengan Pengarang buku tho. Saya tahu benar buku-buku yang mas Budi tulis, salah satunya ya Roti Ala Bakery itu.

Pada saat ini saya lagi freelance nich di Gramedia Sirkulasi Majalah Bandung buat event pameran KKG Fair tanggal 14 juli nanti.

Oh ya, mas Budi. Berkenaan dengan VCO saya memiliki pengalaman juga. Beberapa waktu yang lalu, kakek jauh saya menderita sakit jantung dan tegangan darah tinggi.

Saya coba memberi beliau VCO selama satu minggu, rutin.

Hasilnya cukup menggembirakan, tekanan darah tinggi kakek saya kembali ke tekanan normal.

Dalam masalah ramuan-ramuan kesehatan ternyata kita masih kalah sama orang-orang dahulu ya mas, ya.

Mengapa begitu?

Ternyata yang namanya VCO itu sudah sejak zaman kakek saya sudah digunakan untuk sarana pengobatan.

Dahulu, waktu itu saya masih sd, sekitar tahun 88-an minyak ini sudah dikenal sebagai "minyak keletik" kalau di sunda, ampasnya juga enak dimakan sebagai kudapan.

Ok dech mas budi, sukses selalu lah buat anda sekeluarga.

 
At 9:01 PM, Anonymous ida said...

Bud, VCO kl dijawa sama kan ama lengo klenthik :D, kl disunda disebut minyak leutik :)
tertarik euy sama buku resepnya, hunting ahhhh. thanks ya infonya

 
At 12:14 AM, Anonymous Anonymous said...

Mas Budi,
Saya mau tanya, apakah VCO juga bermanfaat untuk menurunkan kadat kolesterol total dan asam urat ? kalau ya, berapa dosisnya sehari ?
Terima kasih sebelumnya

 
At 5:34 PM, Anonymous Anonymous said...

I have been looking for sites like this for a long time. Thank you!
Pontiac fiero temperature warning light on Acne antibiotics baby acne eczema acne infant treatment Canadian custom cadillac performance lights omni refrigerator icemaker water filter mp3 player software big market water filters Pay ppc promotion strategy per click marketing Valtrex for canker sores Anime movies xxx free Sex hairy video Wallpaper lamborghini ferrari Christine's canine football jersey wireless headset cell Free gay softcore Botox treatment atlanta ga Watts ro machine water filter 1991 mitsubishi 3000gt sl Zyrtec silt colorado

 
At 2:07 PM, Anonymous Anonymous said...

I have been looking for sites like this for a long time. Thank you! video editing programs

 
At 2:34 AM, Anonymous Anonymous said...

Where did you find it? Interesting read » » »

 
At 10:37 PM, Anonymous Anonymous said...

Sepertinya lebih bagus yang diproses tanpa pemanasan ya? Saya juga sudah baca-naca dikit di situs virgin coconut oil ini...

 
At 6:58 PM, Blogger asy_syu'ara'_comunity said...

boleh tuh......

 
At 8:53 PM, Anonymous Anonymous said...

seandainya pake air nenas kira2 apa reaksi yg terjadi?????
kalau diganti pake air jeruk nipis bisa apa nggak???

 
At 3:47 PM, Anonymous ridwan (makassar) said...

klo saya malahan punya pengalaman pribadi, selama ini saya sudah kena wasir sebanyak 2 kali dan tiap kali minum obat cina alhamdulillah bisa sembuh tapi harganya selangit trus bulan lalu penyakit itu kambuh kembali dan saya coba cari aternatif obat selain obat cina maka dapatlah vco tadinya agak ragu tapi setelah minum 1 minggu alhamdulillah sembuh waduh kalo tau dari dlu gak perlu ngorek kantong dalem-dalem buat beli obat cina, pokoknya vco mantep

 
At 4:55 AM, Blogger Izan said...

saya sedang terapy VCO, Insya Alloh akan bermanfaat bagi saya.. Terima Kasih banyak infonya.

 
At 7:42 PM, Anonymous mas is said...

VCO memang teruji bagus. Bbrp waktu lalu ada rekan kami opname di rs sehabis ngisi seminar, tdk bisa BAB sdh bbrp hari. Dr uji lab blm diketahui apa penyakitnya. Tp setelah kami kasih VCO 2 sendok mkan setiap 2 jam sekali. Alhamdulillah malam harinya semakin sehat dan keesokkan hr sdh bs pulang. Www.geraiherba.com

 
At 8:14 AM, Blogger admin said...

mas budi ,,, beli VCO dimana yg bagus ...

 
At 8:16 AM, Blogger admin said...

mas budi ,,, beli VCO dimana yg bagus ...

 
At 1:24 PM, Blogger operatoralatberat said...

sungguh luar biasa manfaat vco

 
At 1:33 PM, Anonymous minyak vco said...

tks atas pencerahannya semoga semakin suises selalu

 
At 7:00 PM, Blogger saifur rahman said...

mas budi terima kasih atas masukan2nya.saya juga mncoba mengembangkan VCO utk daerah bali.

 
At 10:12 PM, Blogger ikhsan maulana said...

saya punnya VCO yang kandungan asam lautanya 69%-72% apa tanggapaan anda sebagai pembeli dan berapa anda berani membeli per liternya?
stock ready

 
At 11:46 PM, Blogger junaidi alimunar said...

Saya sedang mencoba terapi dgn vco lebih kurang sudah 2 bulan, selama ini yang saya rasakan badan terasa bugar setiap hari. Saya belum tau hasil sesungguhnya yng saya harapkan. Mudah2an insya allah dengan ijin allah diberi keajaiban pada saya melalui terapi vco ini.... amien.

 
At 11:52 PM, Blogger junaidi alimunar said...

Tks atas kesempatan ini. Saya sedang mencoba terapi vco lebih kurang 2 bulan, selama ini baru yang saya rasakan dengan minum vco ini bada terasa segar bugar. Hasil yang saya harapkan sesungguhnya belum tau.. dengan ijin allah insaya allah saya sangat mengharapkan diberikan keajaiban pada saya melalui terapi vco ini. Amien. Mohon doanya semua.......

 
At 7:27 PM, Blogger Kasman Usman said...

Info yang sangat bermanfaat, semoga manfaat VCO bisa diketahaui oleh masyarakat dengan berbagai manfaatnya. Sekedar menginformasikan, saya baru sj menyelesaikan Program Magister sy dgn meneliti pengaruh pemberian VCO terhadap percepatan konversi dan status gizi pada penderita yang mendapatkan pengobatan DOTS, dan hasilnya penderita yg mendapatkan tambahan VCO mengalami konversi yang lebih cepat, bahkan 1 minggu pengobatan sdh ada 20% yg konversi dan minggu ke 7 sdh konversi 100%.

 
At 10:33 AM, Blogger Tiya Riady said...

Djual bebas ga?klo d apotek ada ga yg jual?

 
At 10:36 AM, Blogger Tiya Riady said...

Mau dong brp?

 
At 1:26 AM, Anonymous Anonymous said...

bagi yang memerlukan produk VCO dan produk turunan dari Kelapa, silakan klik www.thegreencocoisland.org atau www.sumberrejekitgci.com situs ini dikelola oleh tim dari ahli kelapa Indonesia (Bapak wisnu Gardjito)

 
At 9:37 AM, Anonymous Jual Minyak Kelapa Murni Surabaya said...

terimakasih pentang pembahasan seputar virgin coconut oil. semoga bisa semakain berkembang.

 
At 4:10 PM, Blogger Iwan Bone said...

Boleh minta nomer hp nya mas...?

 
At 9:37 PM, Blogger Bintang Pijar said...

saya pernah membaca kalau khasiat vco sudah teruji secara klinis/medis mampu menyembuhkan macam-macam penyakit salah satunya adalah diabetes,bahkan di RS tertentu dokter menyarankan untuk mengkomsumsi vco.Singgah ke blog saya ya https://zonatanamanherbal.blogspot.co.id/

 

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home