APA KATA PAKAR TENTANG TAHU? MANFAAT TAHU UNTUK KESEHATAN



Tahu

Sumber Kalsium Murah Setara Susu

Tahu adalah bahan pangan hasil olahan kedelai yang murah dan mudah didapat. Selain kaya protein nabati, tahu juga kaya akan mineral kalsium, bahkan setara dengan kaldungan kalsium di dalam susu sapi segar. Selain lezat diolah menajdi beragam masakan. Tahu juga mudah dicerna sehingga cocok dikonsumsi balita hingga lansia.

Tahu bisa dibilang makanan sejuta umat.  Bahan pangan yang berasal dari Cina ini memang disukai sukai semua orang. Rasanya yang netral juga menjadikan tahu mudah dipadu padankan dengan beragam bahan menjadi hidangan yang lezat.  Tahu juga mudah dijumpai dan bisa diandalkan menjadi sumber protein yang murah. Menurut pakar gizi, Prof.Dr.Ir. Faisal Anwar, tahu memiliki daya cerna yang tinggi, yakni sekitar 85 % – 98% dengan total protein yang dapat serap dan dimanfaatkan tubuh sebesar 65%.  Daya cerna yang tinggi membuat tahu cocok sebagai lauk harian balita yang memiliki sistem pencernaan yang belum sempurna.  Lansia juga memerlukan bahan pangan dengan tekstur lunak dan mudah diserap tubuh karena sistem pencernaan lansia sudah tidak berfungsi dengan baik.

Bagi Anda yang sedang menjalani diet hipertensi, tahu tawar juga disarankan sebagai salah satu bahan pangan yang baik. Tahu tawar memberi asupan protein dan lemak yang diperlukan bagi penderita hipertensi tanpa takut tekanan darah meningkat karena tahu tawar diolah tidak menggunakan garam.  Indeks Glikemik  tahu juga rendah, cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes yang memerlukan bahan pangan berkalori namun tidak meningkatkan gula darah secara cepat. Kelebihan lain dari tahu adalah kandungan lemak dan kabohidrat tahu yang rendah. Cocok sebagai bahan menu makanan diet rendah kalori, seperti pada penderita obesitas.

Kaya Kalsium

Selain protein, lemak dan vitamin. Tahu memiliki kandungan mineral esensial yang cukup komplit, seperti kalsium, fosfor dan zat besi.  Setiap 100 g tahu mengandung sekitar 223 mg kalsium sedangkan susu sapi segar hanya mengandung  149 mg. Di dalam tubuh, mineral kalsium memiliki beragam manfaat. Prof. Dr. Ir Made Astawan menjelaskan, menuturkan jika manfaat kasium sangat vital, seperti mencegah pengeroposan tulang dan membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Mineral kalsium juga dapat mengurangi risiko terjadinya kanker, mencegah osteoporosis serta berperan dalam regulasi hormon dan aktivasi enzim.

Lemak di dalam tahu juga tidak bisa diabaikan, lemak tahu adalah lemak nabati yang non kolesterol sehingga sehat dan aman dikonsumsi. Setiap 100 g yahu mengandung lemak sekitar 4.7 g. Lemak bermanfaat untuk memberi energi bagi tubuh, membantu pencernaan vitamin A, D, E, dan K serta menjaga elastisitas kulit dan otot.

Meskipun bukan sumber utama energi, kandungan energi di dalam tahu juga lumayan tinggi. Setiap 100 g tahu mengandung 80 kkal energi. Energi ini dimanfaatkan tubuh untuk beraktifitas dan memberikan energi untuk metabolisme basal.

Menurut Prof. Faisal, umumnya bahan pangan hewani mengandung protein lebih tinggi dibandingkan protein nabati seperti tahu. Namun harga yang mahal menjadikan masyarakat tidak dapat mengonsumsi lauk-pauk hewani setiap hari. Oleh sebab itu, bahan pangan berbahan kedelai seperti tahu yang kaya protein bisa menjadi alternatif lauk harian masyarakat. Protein nabati dalam tahu bermanfaat untuk membangun sel tubuh serta mengganti sel-sel yang rusak.

Mudah Diolah dan Lezat

Kepopuleran tahu telah menjadi makanan rakyat yang tidak pernah ketinggalan dalam menu sehari-hari. Beragam makanan mulai dari makanan kecil, sup, lauk hingga hidangan penutup banyak menggunakan tahu sebagai bahan utamanya. Cita rasa tahu netral dan mudah diolah dengan campuran bahan apa saja. Dalam perkembangannya, kini tahu memiliki beragam jenis, mulai dari tahu pong, tahu sutera, tahu kuning, tahu sumedang hingga tahu putih seperti yang biasa kita jumpai sehari-hari. Kemajuan dunia kuliner juga mengangkat citra tahu menjadi makanan yang bercita rasa tinggi. Kini tahu tidak hanya diolah menjadi pepes tahu, tahu isi atau bacem tahu namun berkembang menjadi burger tahu, steak tahu bahkan puding tahu.

Mengolah tahu sangat mudah, namun sebelum diolah harus memperhatikan kualitas tahu. Tahu yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1.      Tahu yang berkualitas baik beraroma khas kedelai, tidak berbau asam menyengat atau tengik.

2.      Tekstur  tahu yang baik adalah padat namun tidak kenyal dan tidak rapuh saat dipegang. Tahu  yang kenyal biasanya mengandung pengawet seperti formalin.

3.      Jika dipegang, tahun tidak berlendir dan berwarna putih susu.

4.      Pilih tahu yang berwarna putih, tahu dengan warna kuning biasanya menggunakan pewarna untuk menarik pembeli. Cium aroma tahu berwarna, jika tercium aroma kunyit dan tidak menimbulkan bercak di tangan berarti tahu menggunakan pewarna alami dari kunyit.

5.      Simpan tahu di dalam kulkas atau di dalam air matang dengan seidkit garam  agar tahu lebih tahan lama.

6.      Segera olah tahu, karena semakin cepat diolah, maka kualitas tahu semakin baik. Budi Sutomo.

 

BELANJA COD ALAT MASAK DAN DEKORASI KUE

BELANJA GROSIR COD ALAT MASAK & DEKORASI KUE

RESEP FAVORIT

RESEP FAVORIT
Tom Yum Soup Thailand

Ayam Goreng Lengkuas

Puding Brownies Lumer

Cheesecake Mangga

Roti Goreng Praktis

ARTIKEL POPULER

Menu Balita Sehat & Bergizi

Terimakasih Kepada Tabloid Saji & Penerbit PT. Primamedia (Gramedia Group)

RESEP STEAK LEZAT ALA HOTEL UNTUK RUMAHAN

Viagra Alami dalam Bahan Pangan